Tasripin, Bocah Sekecil Itu Menanggung Beban Keluarga

Ketika jutaan anak-anak seusianya bersekolah, bermain, dan disayang orangtua, Tasripin (12) terpaksa menjadi buruh tani untuk menghidupi ketiga adiknya. Peran kepala rumah tangga kini disandangnya.

Tasripin mengambil alih tanggung jawab itu setelah ditinggal kedua orangtuanya. Kemiskinan kian menyudutkannya. Bocah itu tak lagi menikmati waktu, dan menguapkan cita-citanya menjadi guru.

Keseharian Tasripin, warga Dusun Pesawahan, Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sudah dimulai saat azan subuh baru saja berkumandang. Ia memulai hari dengan menanak nasi di dapur yang gelap dan lembab. Ketiga adiknya dibangunkan, lalu satu per satu dimandikan.

”Yang paling kecil yang rewel. Nangis terus. Sering tak mau dimandikan jika sedang ingat bapak. Jika ada uang, saya kasih, baru diam,” tutur Tasripin, Sabtu (13/4), di rumahnya, yang jauh dari standar kelayakan di kaki Gunung Slamet.

Beda dengan rumah sebelahnya yang berlantai keramik dan bertembok, rumah yang ditempati Tasripin dan adik-adiknya terbuat dari papan berukuran sekitar 5 meter x 6 meter. Hanya dua kursi panjang dan satu meja kayu yang menjadi perabot di ruang yang lantainya beralaskan semen pecah-pecah itu. Meski hari sudah mulai siang, ruangan itu pengap.

Tasripin dan ketiga adiknya, Dandi (7), Riyanti (6), dan Daryo (4), tidur di dipan kayu beralaskan karpet plastik. Saat dingin menyergap, mereka hanya berselimutkan sarung. Lingkungan yang jelas tidak sehat bagi bocah-bocah itu.

Setelah memandikan ketiga adiknya di pancuran yang mengalir alami di belakang rumah, Tasripin menyuapi Daryo, si bungsu. Pagi itu, mereka sarapan mi instan.

”Ini sedang ada rezeki, Pak. Jika enggak ada uang, ya nasi putih sama kerupuk, kadang cuma sama garam,” ujar Tasripin. Ia putus sekolah sejak kelas tiga sekolah dasar (SD) sebab harus mengurus ketiga adiknya itu.

Satinah, ibu mereka, meninggal dua tahun lalu, di usia 37 tahun, akibat terkena longsoran batu saat menambang pasir di dekat rumahnya. Kuswito (42), ayah mereka, sudah setengah tahun terakhir ini merantau ke Kalimantan bekerja di pabrik kayu bersama Natim (21), anak sulungnya.

Jadi buruh tani

Meski yatim dan jauh dari ayahnya, Tasripin berusaha mandiri. Ia cekatan mengurusi adik-adiknya. Untuk makan sehari-hari, dia bekerja membantu tetangganya menjadi buruh tani, bekerja di sawah, mengeringkan gabah, hingga mengangkut hasil panen turun. Ia tidak mengeluh meski harus naik bukit sejauh 2 kilometer dari sawah ke rumah juragannya. Tasripin berangkat ke sawah pukul 07.00 dan pulang pukul 12.00. ”Kadang dibayar beras, kadang uang Rp 10.000. Dicukupin buat makan dua kali sehari. Harus disisain buat jajan adik-adik,” jelasnya.

Sering kali ia terpaksa berutang. Beruntung, tetangganya memaklumi kondisi mereka. ”Kami paham kondisi mereka. Jika Tasripin beberapa hari tidak ada pekerjaan, tetangga atau bibinya yang kasih makan,” ujar Salimudin (59), pemilik warung tempat Tasripin biasa membeli bahan makanan.

Selain memasak, Tasripin juga mencuci pakaian, menyapu rumah, hingga terkadang membetulkan talang air rumahnya yang bocor. Meskipun bekerja, dia selalu memantau ke mana adik-adiknya bermain. Jika sore menjelang dan adiknya belum pulang, ia akan mencari mereka hingga ke hutan.

Ayahnya beberapa kali mengirim uang melalui bibi Tasripin. Uang itu untuk membayar listrik dan kebutuhan mendesak, seperti jika ada adiknya yang sakit. Akibatnya, sekolah menjadi barang mahal bagi mereka. Dari keempat anak itu, hanya Daryo yang bersekolah di pendidikan anak usia dini (PAUD).

Tasripin sebenarnya masih terlilit biaya sekolah lebih dari Rp 100.000 di SD Negeri Sambirata 3. Kedua adiknya, Dandi dan Riyanti, tidak melanjutkan sekolah karena malu sering diejek teman-temannya. Riyanti, adik perempuannya, sakit. Ada luka di kepalanya.

Meski miskin dan tidak merasakan pendidikan, Tasripin merasa bertanggung jawab pada akhlak adik-adiknya. Tiap sore dia mengajari adik-adiknya membaca Al Quran. Dengan sabar, dia juga mengajak adiknya shalat dan mengaji di mushala depan rumahnya. Saat malam kian larut, ia mulai menidurkan adiknya. Dinginnya angin gunung yang menelusup melalui celah papan rumahnya dilawan Tasripin dengan memeluk erat adik-adiknya yang lelap.

Terpencil dan tertinggal

Potret kehidupan Tasripin tak lepas dari kemiskinan yang membelenggu keluarganya. Ini diperparah kondisi Dusun Pesawahan yang terpencil. Saat masih bersekolah, Tasripin harus berjalan kaki sekitar 3 kilometer melintasi jalan berbatu, perbukitan, dan hutan setiap hari.

Kepala Dusun Pesawahan Warsito membenarkan, banyak anak putus sekolah dan tak menuntaskan pendidikan dasar sembilan tahun di dusunnya. Selain faktor jarak, kemauan untuk belajar warga dusun itu juga masih rendah. Bahkan, di dusun itu hanya ada dua lulusan sekolah menengah atas dan dua lulusan sekolah menengah pertama. ”Ratusan warga masih buta huruf,” kata Warsito.

Dusun Pesawahan berjarak sekitar 30 kilometer dari Purwokerto, pusat kota Banyumas. Dusun itu terdiri atas 103 rumah dengan penduduk berjumlah 319 jiwa.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengaku khawatir kisah Tasripin hanya fenomena gunung es di Banyumas. Aparatur pemerintah harus peduli.

Sumber : Kompas.com


Blues Bless the Gugun Blues Shelter


Berbicara tentang band beraliran blues khususnya di Indonesia, tentunya kualitas dari Gugun and the Blues Shelter atau yang biasa dikenal dengan Gugun Blues Shelter sudah tidak diragukan lagi. Band yang terdiri dari tiga personil, yaitu Gugun (gitar), Jono (bass), Bowie (drum) memiliki karir yang cemerlang dalam usia yang relatif muda. 
Gugun Blues Shelter terbentuk pada tahun 2004 di Jakarta dengan nama awal The Blues Bug memiliki pengaruh musik yang kuat dari Jimi Hendrix, Stevie Ray Vaughn, Bettie Davis, dan Led Zepplin.
Get the Bug (2004), Turn It On (2007).
Gugun Blues Shelter (2010) merupakan tiga album yang telah dihasilkan Gugun Blues Shelter hingga saat ini. Hampir setiap albumnya mendapatkan sambutan yang meriah di belantika musik, terutama untuk album Turn It On.
Pada tahun 2007 majalah Rolling Stones menobatkan album kedua band beraliran blues ini sebagai salah satu Album Indonesia Terbaik. Turn It On juga dinobatkan sebagai Album of the Year versi MTV Trax Magazine. Yang paling membanggakan adalah pada tahun yang sama Gugun sang gitaris juga dinobatkan sebagai pemaik gitar blues terbaik se-Asia Tenggara versi MTV Trax Magazine.
Kehadiran band bernafaskan blues ini tidak hanya menyita perhatian dunia musik Indonesia. Pasalnya Gugun Blues Shelter juga memiliki banyak penggemar di Eropa khususnya Inggris. Nama band Gugun Blues Shelter tercatat pernah beberapa kali tampil dalam panggung blues di Inggris. Bahkan band ini pernah melakukan touring ke beberapa kota di sana.
Dan yang sangat membanggakan, Gugun Blues Shelter pernah ikut tampil dalam perayaan ulang tahun Hard Rock ke-40, Hard Rock Calling 2011. Dalam event yang diselenggarakan selama beberapa hari di Hyde Park, London, Inggris tersebut Gugun Blues Shelter tampil berbagi panggung dengan musisi kelas dunia seperti Rod Stewart, Bon Jovi, dan The Killers.
Selain meramaikan panggung blues Inggris, Gugun Blues Shelter juga pernah tampil beberapa kali di Malaysia dan juga event Singapore Art Festival yang sekelas dengan Java Jazz Festival di Indonesia. Pavilion Indonesia di Shanghai World Expo 2010 juga pernah diramaikan oleh band ini. Tentunya di Indonesia sendiri nama Gugun Blues Shelter sudah malang melintang dalam meramaikan panggung musik. Tidak hanya tampil dalam panggung bertemakan blues seperti Jakarta International Blues Festival, band ini juga seringkali mengisi acara sekelas Java Rockin’ Land dan Java Jazz Festival.
Album ketiga mereka yang dirilis 2010 juga mendapatkan sambutan yang baik. Pada tahun yang sama lagu “When I See You Again” dinobatkan sebagai sebagai lagu blues terfavorit dalam the Indonesia Edge Music Awards. Keberhasilan Gugun Blues Shelter terus berlanjut pada tahun 2011 ketika mereka sukses bekerja sama dengan label musik asal Amerika, Grooveyards Records. Dalam naungan label rekaman tersbeut beberapa lagu mereka dari ketiga album yang telah dihasilkan masuk ke dalam album blues kompilasi, “Far East Blues Experience” .
Dengan sederetan prestasi yang telah ditoreh, maka tidak mengherankan apabila Gugun Blues Shelter disebut-sebut sebagai band beraliran blues paling berpengaruh di tanah air.


10 GITARIS BLUES TERBAIK DUNIA SEPANJANG SEJARAH

Ini adalah urutan gitaris blues terbaik dunia versi penulis :

1.  Jimi James Marshall Hendrix (Jimi Hendrix)

2.   Eric Clapton

3.   Gary Moore

4.   B.B King

5.   Brian May

6.   Ritchie Blackmore

7.   Santana

8.   Eric Johnson

9.   Richie Kotzen


10.  Slash


SEJARAH BLUES

Blues adalah nama yang diberikan untuk kedua bentuk musik dan genre musik yang diciptakan terutama dalam Afrika-Amerika masyarakat di Deep South Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 dari spirituil , lagu kerja , hollers lapangan , teriakan, dan narasi sederhana berirama balada . The blues di mana-mana... dalam bentuk jazz , R&B , dan rock n roll dicirikan oleh progresif kord tertentu dengan bar blues dua belas progresi akord yang paling umum dengan catatan biru , mencatat bahwa untuk tujuan ekspresif yang dinyanyikan atau dimainkan secara bertahap rata atau menekuk (minor 3 untuk 3 besar) sehubungan dengan lapangan dari skala besar.

Genre blues didasarkan pada bentuk blues tetapi memiliki karakteristik lain seperti lirik tertentu, garis bass dan instrumen. Blues dapat dibagi menjadi beberapa subgenre mulai dari negara untuk blues perkotaan yang lebih atau kurang populer selama periode yang berbeda dari abad ke-20. Paling dikenal adalah Delta , Piedmont , dan gaya blues Chicago. Perang Dunia II menandai transisi dari akustik ke electric blues dan pembukaan progresif musik blues ke khalayak yang lebih luas. Pada tahun 1960-an dan 1970-an, terbentuk suatu hibrida yang disebut revolusi blues rock.

Istilah "blues" mengacu pada "Blues Devil", yang berarti melankolis dan kesedihan, penggunaan awal istilah dalam pengertian ini ditemukan pada George Colman s 'satu babak sandiwara Blue Devils (1798). Meskipun penggunaan frasa dalam musik Amerika Afrika mungkin lebih tua, telah dibuktikan sejak tahun 1912, ketika Hart Wand s '" Dallas Blues "menjadi hak cipta pertama komposisi blues. Lyrics frasa sering digunakan untuk menggambarkan suasana hati tertekan .

Musik blues berangkat dari musik-musik spiritual dan pujian yang muncul dari komunitas mantan budak-budak Afrika di AS. Penggunaan blue note dan penerapan pola call-and-response (di mana dua kalimat diucapkan/dinyanyikan oleh dua orang secara berurutan dan kalimat keduanya bisa dianggap sebagai "jawaban" bagi kalimat pertama) dalam musik dan lirik lagu-lagu blues adalah bukti asal usulnya yang berpangkal di Afrika Barat. Di era kini banyak Blues Lovers lahir. Mereka menyimak, belajar, menulis, memainkan, dan bikin album.

Musik blues mempunyai pengaruh yang besar terhadap musik populer Amerika dan Barat yang baru, seperti dapat terlihat dalam aliran ragtime, jazz, "blues rock", "electric blues", bluegrass, rhythm and blues, rock and roll, hip-hop, dan country, "reggae", serta musik rock konvensional.

sumber : wikipedia


BEBERAPA TEKNIK GITAR

Teknik picking / strumming gitar elektrik

 Untuk pemetikan gitar secara umum ada 2 kategori:
1. pemetikan gitar akustik dan
2. pemetikan gitar elektrik.
Pada gitar akustik dikenal cara memetik dengan teknik apoyando dan tirando misalnya. Tapi pada bahasan ini, saya lebih ke gitar elektrik dulu.
Ada 2 istilah yang sering dipakai untuk menjelaskan teknik memetik gitar disini: yaitu picking dan strumming. Saya cenderung mengartikan picking sebagai: memetik satu senar, dan strumming: memetik beberapa senar gitar sekaligus. Pada gitar elektrik kebanyakan pemain gitar menggunakan alat bantu pick untuk memetik gitar.
Dalam konteks teknik picking gitar elektrik ada beberapa teknik picking yang sering dibicarakan, yaitu: downstroke, upstroke, alternate picking, sweep picking, tremolo picking.
1. downstroke(notasi tablature: v): cara memetik dari atas ke bawah
2. upstroke(notasi tablature: ^): cara memetik dari bawah ke atas
3. alternate picking: gabungan dari downstroke, upstroke atau upstroke,downstroke.
4. sweep picking: gerakan "sapuan" menggunakan pick untuk menghasilkan suara yang cepat dan mengalir, dari atas ke bawah atau sebaliknya, biasa dipakai untuk memainkan arpeggio
5. tremolo picking: satu not dimainkan cepat dan berulang-ulang
Teknik-teknik diatas sering dipakai dalam picking gitar elektrik.

Teknik arpeggio

Berikut ini penjelasan sedikit deskripsi tentang teknik arpeggio/sweeping pada gitar, silakan dicoba yak, teknik ini memang teknik tinggi pada gitar, dan sangat sulit dipelajari, karena kita harus sering-sering melakukan latihan.
Apakah arpeggio ?
arpeggio adalah notasi sempurna dari sebuah chord yang dipetik secara bergantian, sebenarnya bukan hal yang rumit, karena jika anda mainkan pada sebuah gitar akustik kemudia anda mainkan chord sempurna ato banyak org selalu dan biasa menyebutnya dengan kata chord balok ato not balok kemudian anda strum ato petik, maka hal itu sama dengan arpeggio….
pada gitar listrik sendiri apalagi pada musik neoklasikal banyak menerapkan arpeggio, karena mereka memang banyak mengambil dari notasi pada biola, seperti contohnya yngwie mamlsteen, jason becker, impelliteri, dkk
|———————–7(turun)–12(naik)p7——————|
|——————–8(turun)—————-8(naik)—————|
|—————–9(turun)———————-9(naik)———–
|————–9(turun)—————————-9(naik)———
|7(turun)–10(naik)————————————10(naik)–7(turun)–|
|——————————————————————
tulisan naik-turun dalam kurung adalah contoh dari pergerakan pick.
ini salah satu contoh arpeggio dari not e minor dan ternyata not dari arpeggio e minor tersebut sama dengan chord e minor, dimana arpeggio ini cara memetiknya dilakukan dengan gerakan sapuan (sweep), kecuali jika ada 2 not dalam satu senar maka memetiknya tetap dengan cara alternate yaitu naik-turun, dalam memetik arpeggio ini sebaiknya dilakukan perlahan dulu, dan yang paling penting adalah not satu dengan yang lainnya harganya harus sama, jangan not satu lebih cepat kemudian not lainnya lebih lambat.

Teknik sweeping

Teknik sweep picking ini kebanyakan di maiankan dalam bentuk / style / pola chord atau kunci gitar.


E||-----|-----|-----|-----|-----|-----|--o---|-----|-----|-----|---
B||-----|-----|-----|-----|-----|-----|--*---|--o--|-----|-----|---
G||-----|-----|-----|-----|-----|-----|--*---|-----|--o--|-----|---
D||-----|-----|-----|-----|-----|-----|--*---|-----|--o--|-----|---
A||-----|-----|-----|-----|-----|-----|------|-----|-----|-----|---
E||-----|-----|-----|-----|-----|-----|------|-----|-----|-----|---

sekarang kita lihat seksama pola kord Em di atas, jika di mainkan dalam teknik sweep picking cara memetik sapuannya yaitu petik dari bawah ke atas (jika di mainkan di gitar memetiknya dari atas ke bawah) dan jari tangan kiri yang memegang senar yg membentuk pola chord Em, speed atau kecepatannya harus sama atau sebanding dengan kecepatan jari tangan kanan yang di pakai untuk mensweeping / menyapu petik senar...
untuk lebih jelasnya akan saya kasih gambaran perbedaan antara sweep picking dengan menggenjreng (gonjreng). pada dasarnya sama saja antara sweep picking dengan menggenjreng, cuman... kalo menggonjreng jari tangan kiri yang memegang senar yang membentuk pola chord Em di atas, jari kita hanya diam dan diam membentuk pola chord Em (coba sekarang mainkan pola chord Em diatas dan gonjreng dua kali, yaitu sekali kebawah dan sekali kembali keatas), nah jari tangan kiri anda masih diam dan membentuk pola kord Em kan..?
terus sekarang kalo di mainkan dalam teknik sweep picking, jari tangan kiri kita yang memegang senar yang membentuk pola chord Em jari kita tidak terpaku dan diam dengan pola chord Em tersebut, jadi jari tangan kiri kita bergerak mengikuti petikan jari tangan kanan kita yang membentuk seperti menyapu (sweep) dan inget memetiknya dari atas ke bawah dan kembali ketas lagi (kayak mengginjreng).


dari berbagai sumber


Guitar Pickup

PICK-UP GITAR

Dalam dunia “pergitaran” yang kita tarik dalam hal ini adalah gitar elektrik, tidak akan terasa nyaman, aman, damai dan tenteram tanpa membahas (walaupun sedikit) tentang yang namanya PICK-UP.

Pick up atau sering disebut spul gitar, adalah sebuah transduser elektronika yang mengubah getaran dawai gitar menjadi sinyal listrik. Prinsip dasarnya adalah induksi elektromagnet, yang mana getaran senar “mengganggu” garis-garis gaya elektromagnetik. Perubahan ini menghasilkan Gerak Gaya Listrik yang berupa sinyal sinusoidal listrik. Bentuknya disesuaikan dengan gitar yang menggunakannya atau dari produsen pembuatnya, namun umumnya pick up berbentuk persegi panjang, atau model tertentu.

Seperti apakah pick up itu?
Pick up adalah sebatang magnet yang mempunyai kemagnetikan yang kuat seperti alnico atau magnet biasa, dibaluti dengan ratusan gulung kawat email berdiameter kecil dengan arah medan magnet menghadap ke arah senar. Biasanya hanya dibuat satu (single), tetapi ada pula yang dibuat sepasang, baik itu berpasangan maupun bertindihan (hamburck) dengan tujuan-tujuan tertentu. namun pada dasarnya adalah transduser listrik.
Pick up merupakan awal dari sebuah rangkaian tata suara dalam gitar elektrik, sehingga membuat hasil kerja Pick up menjadi kritis untuk keseluruhan performa dari sistem suara yang didapat. Kejernihan sebuah Pick up menghasilkan representasi listrik dari suara yang dicupliknya. Hal ini diperoleh dengan berbagai macam metoda yang digunakan. Dahulu, sejumlah metode dipergunakan untuk berbagai keperluan, dan sekarang begitu banyak jenis Pick up yang ditemukaan dalam berbagai keperluan.
Pemilihan Pick up yang lebih hati-hati akan mencegah terjadinya pengurangan kemampuan Pick up dari performa maksimal. Pemilihan Pick up yang baik tergantung dari pengetahuan akan karakteristik dasar Pick up dan pengertian dalam mengaplikasikannya. Supaya efektif, Pick up yang digunakan harus seimbang antara sumber suara yang ingin dicuplik (suara senar guitar, alat musik, dll.) dan sistem tata suara yang digunakan (sound system untuk live music, alat perekaman, dll). Lima karakteristik dasar dari sebuah Pick up yang harus diperhatikan ketika memilih sebuah Pick up untuk berbagai keperluan, yaitu:
1) Prinsip dari cara kerja Pick up
2) Daerah respon frekuensi suara yang dapat dicuplik Pick up
3) Arah/sudut pencuplikan Pick up
4) Keluaran sinyal listrik yang dihasilkan Pick up
5) Bentuk fisik dari Pick up
Karakteristik Pick up dibagi menjadia tiga :
1. Karakteristik Statis.
Karakteristik statis adalah hubungan dalam keadaan steady – state antara besaran fisik input dan output elektrik. Karakteristik statis terdiri dari :
- Accuracy, adalah perbedaan antara true output dan actual output.
- Resolusi, adalah perubahan input yang paling kecil yang masih bisa dideteksi oleh Pick up
- Repeatability, adalah kemampuan Pick up untuk menghasilkan output yang sama pada pengukuran yang sama berulang kali.
- Hysteresis, adalah perbedaan antara kalibrasi dengan cara naik dengan kalibrasi dengan cara turun.
- Linearity, adalah linieritas output dari transduser.
- Conformance, adalah perbedaan antara kurva hasil kalibrasi dengan suatu kurva linier.
- Sensitivity, adalah perbandingan perubahan output dengan nilai perubahan dari pengukuran.
2. Karakteristik Dinamis.
Karakteristik dinamis adalah seberapa cepat suatu output berubah ketika mendapat perubahan pada input. Karakteristik dinamis terdiri dari :
- Rise time, adalah waktu yang dibutuhkan agar dapat mencapai 10 % hingga 90 % dari respon seluruhnya.
- Time constant, adalah waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 63.2% dari harga maksimum.
- Dead time, adalah perbedaan waktu antara input dan output.
- Settling time, adalah waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kurang lebih 2% dari nilai steady state.
3. Karakteristik lingkungan
Karakteristik lingkungan adalah performa dari suatu Pick up, baik ketika beroperasi maupun tidak, terhadap kondisi external. Misalnya suhu, tekanan, getaran, kecepatan, dan lain lain
Pick up Aktif
Beberapa hal yang membedakan Pick up aktif dengan Pickup pasif yakni
Pickup aktif membutuhkan penguat yang berdekatan dengan pickup itu sendiri, sehingga penguat sinyal getaran yang ditangkap oleh pickup itu sendiri langsunng diterima penguat pertama atau yang sering dinamakan Pre Amp (Penguat sebelum Amplifire). sehingga getaran yang ditangkap pickup untuk menjadi sinyal listrik akan lebih besar berkisar antara 100 sampai 500 kalilipat (tergantung model preamp yg dipakai). untuk selanjutnya di transmisikan kejalur pengkabelan, sehingga noise yang ditimbulkan akan bisa lebih ditekan. dalam aplikasinya. preamp merupakan rangkaian elektronik yang memerlukan sumber listrik, maka dalam gitar yang terpasang pickup aktif dipasang juga sumber listrik berupa batery kotak berukuran 9 Volt DC.
sedangkan pickup pasif hanya berupa tranduser atau penangkap getaran yang langsung di salurkan pengkabelan. sehingga sinyal-sinyal yang ditangkap AMPLI atau FX akan banyak mengandung noise yang bisa ditimbulkan oleh kabel yang dipakai.
kabel bisa menjadi masalah yang serius dalam sistem transmisi sinyal suara ini. seibarat air yang mengalir di pipa yang pecah atau berlubang, maka air itu akan muncrat ksana sini dan akhirnya tempat yang dituju sudah ga sekuat semburan dari sumbernya.
sering kita mengatakan bahwa memakai pickup aktif akan lebih nendang dari pada pickup pasif.. ni karena sinyal listrik yang disalurkan lebih besar atau arus gelombang suaranya lebih besar sehingga noise bisa ditekan dan sipenerima AMPLI atau FX dapat menerima sinyal tersebut lebih baik atau tidak loyo dan selanjutnya diolah menjadi suara atau sound yang dinginkn.

akan tetapi memakai pickup aktif juga harus memperhatikan berbagai aspek yang harus diperhatikan..
 Dalam dunia pergitaran kita biasa atau sering mendengar 2 macam jenis pick-up yaitu single pick-up (single coil) dan hambucker pick-up (double coil). Pickup ini terbuat dari lilitan kumparan (kawat email) yang ditengah-tengahnya terdapat logam magnet (coil). Logam magnet yang digunakan sebagai bahan pembuatan pick-up biasanya logam campuran seperti Alnico (Campuran unsur Al-Ni-Co), ceramic, baja, besi dan tembaga.




SINGLE PICK-UP (Single Coil)Yah namanya juga single (baca: singgel) ya tentu saja artinya “sendiri”. Nah pick-up ini umumnya digunakan pada gitar Stratocaster, telecaster dan pada jenis gitar RG dipasang di bagian middle pada body gitar. Output dari pick-up jenis ini cukup rendah (mid-low) namun kelebihannya adalah sound yang dihasilkan lebih twangky dan Crunch dengan clarity dan Detail yang cukup jelas. Hal inilah yang menjadi nilai tambah dari pick-up single coil. Biasanaya pick-up jenis ini digunakan oleh gitaris-gitaris yang ber-genre jazz dan yang classical walaupun tidak menutup kemungkinan para gitaris rock juga menggunakan pick-up ini untuk menambah variasi sound dalam musik yang mereka bawakan.




untuk bagan instalasi elaktronikanya atau wiring (yang biasa digunakan) adalah sebagai berikut:
HAMBUCKER PICK-UP (Double Coil)
Hambucker pick-up ini merupakan penggabungan dari 2 buah single pick-up yang susunanya bisa seri atau paralel (kadang ada juga yang memanfaatkan sakelar untukmenggabungkan seri-paralel) yang disesuaikan dengan kebutuhan sound sang “pendekar gitar”. Perbedaan antara single coil penyusun hambucker yang disusun seri dengan yang disusun paralel adalah:

  • Hambucker yang berasal dari single coil yang disusun seri, output yang dihasilkan lebih berkarakter tebal, cocok untuk sound-sound distorsi yangt mantap dan lebih kearah brigh. Contohnya pada pick-up yang digunakan gitar-gitar les paul, SG, RG, dll
  • Pada hambucker yang berasal dari single coil yang disusun parallel, outputan yang dihasilkan merupakan pertengahan dari karakter single dengan hambucker, dalam artian soundnya bright tapi tetap crunch sangat matching digunakan untuk sound overdrive yang membutuhkan gain yang cukup tinggi. Contonya pada gitar RG, tele yang menggunakan hambucker, superstrat, dll


 untuk diagram elektroniknya (wiring) yang sering digunakan pada gitar yang berpick-up hambucker sebagai berikut:
PICK-UP JENIS LAIN

Inilah yang sering membuat kita bingung, ada juga produsen pick-up yang membuat pick-up tidak sesuai standar yang ada alias dicustomisasi lagi. Jenis pick-up ini banyak ditemukan “tertanam” pada gitar telecaster, nama pick-upnya disebut soapbar memang agak aneh tapi memeng begitulah kenyataanya



Pick-up jenis ini memiliki output lebih tinggi dari single coil namun lebih rendah dari double coil, suaranya crunch, twangky, agak bright n sangat biasa sekali digunakan pada aliran musik jazz-blues atau country.


Mengganti pickup

Beberapa alasan dari pertanyaan mengapa kita harus mengganti pickup?
  1. Suka gitar tapi tidak suka soundnya.
  2. Lebih ekonomis daripada membeli sebuah gitar baru yang mahal.
  3. Rusak.
  4. Mendesain gitar sendiri.
Istilah yang sering kita jumpai seputar pickup.
  1. PAF
    Singkatan dari Patent Applied For. Ketika Gipson menunggu nomor hak paten untuk pickupnya. Mereka merekatkan stiker bertuliskan PAF di pickupnya. PAF mempunyai karakter khas, dan kini beberapa pabrikan tertarik untuk terus menbuatnya. Seperti DiMarzio dengan tipe PAF-PROnya dan Seymour Duncan dengan SH1-59 Model.
  2. Pole piece
    Titik-titik pada permukaan pickup.
  3. F-Spacing
    Julukan untuk jarak pole piece yang lebih jarang. Biasanya terdapat pada pickup posisi bridge.

Website

Untuk info lebih lanjut silahkan kunjungi web mereka.
  • DiMarzio di www.dimarzio.com
  • EMG di www.emginc.co.uk
  • Bartolini di www.bartolini.net
  • Alembic di www.alembic.com
  • Seymour Duncan di www.seymourduncan.com
  • Lace Sensor di www.agi-lace.com
  • Bill Lawrance di www.billlawrance.com



dari berbagai sumber


Google takes another shot at the TV market

SAN FRANCISCO | Sat Oct 29, 2011 8:39am IST
SAN FRANCISCO (Reuters) - Google Inc is making another push to bring its Web savvy to television sets, hoping to tap into a vast new market despite consumers' lukewarm reaction to one of its initial offerings.
The Internet search engine unveiled a revamped version of its Google TV service and announced plans to create about one hundred online "channels" of original video programming for its YouTube website, in separate announcements on Friday.
The YouTube channels will feature videos created though partnerships with various media organizations, and involving celebrities including rapper Jay-Z, Madonna and skateboarder Tony Hawk. The partnerships involve more than $100 million in upfront payments by Google to the various partners, according to a person familiar with the matter.
The new 2.0 version of Google TV provides new tools for recommending movies, TV programs and online videos to TV viewers, and makes it easier for software developers to create new apps for the television screen.
Google TV -- which currently comes built-in on certain Sony Corp television models and on Logitech International set-top boxes -- allows consumers to access online videos and websites on their TVs, as well as to play with specialized apps such as video games.
"There's a lot of thirst for using the Web in the living room," said Google Product Management VP Mario Queiroz, who is leading the Google TV initiative.
But in a sign of the many challenges that have frustrated Google's ambitions to conquer the living room, as well as those of other tech companies including Apple Inc (AAPL.O), Queiroz described Google TV as a "long-term bet."
"I don't know what exact month this will take off," he told Reuters during a demonstration of the new product at Google's Mountain View, California headquarters last week. "I do think there's been a lot of progress over the past year and this next year there will be a lot more progress."
Google does not disclose how many users it has for Google TV, which was launched with great fanfare last year. But some analysts say that version 1.0 of the product has been a flop.
"The fire they were trying to start never even got a spark," said Forrester Research analyst James McQuivey.
The $299 price for the least-expensive Google TV device was too high, said McQuivey (Logitech has since reduced the price of its device to $100). And the fact that many of the television networks, perhaps sensing a threat from Google, blocked the Web-based versions of their shows from being accessible on Google TV devices created confusion among consumers, he said.
But TV is too attractive a market for Google to ignore, say analysts.
For Google, which generated 96 percent of its revenue from advertising last year, television represents a significant opportunity for expansion. According to industry research firm IDC, television advertising in the U.S. this year is expected to be a nearly $70 billion market.
Having a foothold in the living room could also be important for Google as the lines between traditional media and the Internet blur and as Google moves to bolster the rich trove of amateur videos on its YouTube website with professionally-produced content.
The new YouTube channels will feature videos in nearly 20 different categories, such as sports, comedy and news. The first channels will launch next month with more channels rolling out over the coming year, Google said.
Google will sell ads alongside the original video channels, sharing up to 55 percent of the ad revenue with some of its partners after Google has earned back the cost of its up-front payments, according to the person familiar with the matter, who wished to remain anonymous because of the confidential nature of the arrangements.
Other tech powerhouses also recognize the TV opportunity, including Microsoft Corp, which has taken steps to turn its Xbox video game console into a general-purpose media player.
In the newly-released biography of Steve Jobs, author Walter Isaacson relates a conversation in which the recently-deceased Apple co-founder said he was interested in creating an "integrated television set" that seamlessly connected with the Internet and with all of a consumer's electronic devices. So far analysts say that Apple's foray into the TV market has been a rare failure for the iPhone maker.
"The reason these companies have all been eyeing this market is that there's not that many markets that are 200 million plus units a year and have an installed base of a billion plus screens," said IDC analyst Danielle Levitas, referring to global sales of TV sets. "You can't ignore markets that big, on screens that are that important in terms of hours spent and media delivered."
THE MOTOROLA FACTOR
One advantage that Google could have in the TV market is its planned $12.5 billion acquisition of Motorola Mobility Holdings Inc, which makes cable television set-top boxes as well as mobile phones.
"If I were Google, the first thing I would do is put (the Google TV software) into the next round of Motorola set-top boxes and say (to the cable providers) 'We'll give you half-off for these things, if you put Google TV in,'" said McQuivey of Forrester Research.
Google's Queiroz declined to discuss how Motorola might fit into the Google TV plans other than to note that Google has said it plans to run Motorola as a separate business after the acquisition closes.
Beginning on Sunday, Google will automatically upgrade the software on existing Sony Google TV devices that are already in consumers' homes, with software updates to Logitech coming shortly thereafter. New Google TV devices, from manufacturers including Samsung and Vizio, are expected next year.
Google has built Google TV on the new "Honeycomb" version of its Android operating system. The company has also redesigned the look of Google TV, replacing the cluttered, computer-like screen full of options with a more minimalist strip of graphical icons that sits at the bottom of the TV screen.
Google's Android Market, the central clearinghouse for the smartphone and tablet apps designed to run on the Android operating system, will now be available on Google TV. That means software developers that make smartphone applications, such as Rovio's Angry Birds, will easily be able to offer versions that run on Google TV.
But in contrast to Internet-connected smartphones, which have become incredibly popular in recent years, Web TV products from Google and other companies face a steep road as they strive to prove their worth to consumers, say some analysts.
"It's an incredibly difficult screen to figure out," said IDC's Levitas, noting that unlike with smartphones and PCs, a TV is often viewed by multiple people at the same time and has two disparate experiences -- standard television programming and Web content -- that need to be cleverly tied together.
"The TV is going to be the last frontier we crack in terms of the connected experience," said Levitas.
(Reporting by Alexei Oreskovic, editing by Bernard Orr and Carol Bishopric)

source : http://in.reuters.com/article/2011/10/29/idINIndia-60185920111029

Update News

Loading...
There was an error in this gadget